Tips Menjaga Berat Badan dan Kebugaran Selama Bekerja di Rumah

  • Nusaresearch
  • 20-03-2020
  • 374
  • Nilai: 0

Sudah hampir seminggu sejak beberapa perusahaan mulai menerapkan sistem bekerja di rumah atau work from home. Demi menghindari penyebaran virus Corona, kita diminta untuk membatasi kontak fisik, termasuk dengan beraktivitas di rumah untuk sementara waktu.

Namun, dalam periode ini, kita mungkin mulai mengkhawatirkan beberapa hal. Misalnya, mengenai berat badan, juga mengenai cara untuk tetap bugar meskipun di rumah. Sebab, dalam masa-masa work from home (WFH) ini, aktivitas fisik kita akan berkurang, dan akan ada godaan untuk makan lebih sering dari biasanya. Hal ini tentu tidak bisa dihindari akan membuat berat badan naik lebih mudah dan bila tidak dibarengi dengan olahraga, pola hidup seperti ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan di masa mendatang.

Maka, seperti apakah caranya menjaga berat badan dan juga kesehatan di tengah periode WFH ini?

Melly Stevenson, binaragawati sekaligus seorang personal trainer, mengatakan bahwa kuncinya adalah dengan menjalani hidup yang seimbang. Persisnya, dengan makan dengan teratur, istirahat cukup, rutin minum air putih, berolahraga, dan tetap menjalani aktivitas yang menstimulasi otak. Misalnya, dengan membaca dan mempelajari hal baru.

Melly memaparkan mengenai pola makan yang baik di saat seperti ini. Meski diet untuk tiap orang berbeda-beda, secara umum, dia menyarankan agar kita makan besar hingga kenyang dan menghindari ngemil di sela-sela jam makan. Kalau pun ingin makanan ringan, kita sebaiknya makan buah seperti pepaya, pisang, dan kurma, atau dengan mengonsumsi kudapan yang sehat.

“Sebenarnya, kalau diet itu prinsipnya lebih ke listen to your own body. Semua diet itu berbeda-beda dan yang lebih tahu (kebutuhanmu) ya kamu sendiri,” tutur Melly dalam percakapan via telepon pada Kamis (19/3).

“Kalau kamu lapar, berarti badan kita butuh nutrisi. Jadi, usahakan makan kenyang, tapi teratur. Pagi sarapan, siang makan. Kemudian, do something. Kalau banyak waktu luang, orang itu (tergoda untuk) ngemil,” ujarnya menambahkan .

Melly juga menyampaikan, kita sebaiknya berhenti makan besar tiga jam sebelum tidur. Jika masih merasa lapar, kita boleh makan makanan ringan, tapi yang berbentuk buah. Di luar itu, sebaiknya kita tidak makan apa-apa. Tidak hanya untuk menjaga berat badan, ini juga diperlukan agar pencernaan kita tidak terganggu dan agar tidur kita lebih nyenyak.

Sementara, mengenai bahan makanan, Melly menyarankan agar kita menyantap makanan dengan gizi seimbang, termasuk karbohidrat, sayuran, juga protein nabati. Menurutnya, protein nabati yang didapatkan dari sayur-sayuran lebih baik dari protein hewani yang bersumber dari daging. Sebab, protein hewani bisa membuat darah berlemak, yang nantinya bisa menimbulkan masalah seperti penyumbatan pembuluh darah.

Di luar itu, menurutnya, kita perlu menghindari makanan yang terlalu pedas, asin, manis, maupun yang berbentuk gorengan.

“Makanan manis bisa mempengaruhi berat badan. Sementara, gorengan bisa membuat kamu batuk, terus, terlalu banyak asin juga enggak bagus,” ujar Melly.

Tetap Rutin Berolahraga

Selain menjaga pola makan, Melly mengatakan bahwa kita perlu tetap bergerak dan melakukan olahraga di rumah. Tak harus keluar rumah, kita bisa melakukan banyak gerakan di ruangan rumah, khususnya yang termasuk dalam golongan bodyweight training. Kita tidak perlu mengandalkan alat yang kompleks dan tinggal bergerak, sesuai bagian tubuh yang ingin dibentuk.

Contohnya, pembentukan tubuh bagian atas (upper body) yang bisa dilakukan dengan push up atau tubuh bagian bawah (lower body) yang dibentuk melalui squat. Melly mengatakan, saat ini ada banyak sekali variasi jenis gerakan yang bisa dilihat di internet dan dipraktekkan di rumah.

“Gerakannya bisa empat jenis sehari, tapi repetisinya 10-15 kali tiap gerakan dan dibuat 3 set pengulangan. Itu oke, lho. Bisa membuat kamu berkeringat,” tuturnya.

Menurut Melly, bila hanya ingin menjaga kebugaran fisik, kita bisa berolahraga tiga kali seminggu, dengan durasi masing-masing 30 menit. Namun, bila ingin menurunkan berat badan, kita bisa melakukannya setiap hari. Sebab, konsepnya adalah memperbanyak gerak, saat ada lebih banyak makanan masuk.

“Kalau kamu merasa makanannya banyak, berarti move more. Setiap hari, kalau bisa. Jadi, begitu masuk, langsung dibakar,” tegasnya.

Melly menambahkan, olahraga sebenarnya tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga menjaga kesehatan mental. Sebab, sebagian orang mungkin akan merasa stres jika harus berkegiatan di rumah, setelah sehari-hari terbiasa bepergian di luar. Sementara, dengan berolahraga, tubuh kita kan merilis endorfin yang berguna untuk melawan stres.

“Jadi, balance aja. Istirahat dan makan cukup, olahraga, terus belajar sesuatu yang baru. Challenge yourself, banyak baca jangan banyak nonton, agar kamu learning something,” pungkas Melly.

Tertarik mencoba tips ini, Ladies?

sumber: kumparan.com

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Permitaaan laporan untuk kita