Hara Hachi Bu, Pola Diet Jepang yang Bikin Panjang Umur dan Langsing

  • Nusaresearch
  • 23-07-2020
  • 457
  • Nilai: 0

Jakarta - Orang Jepang dikenal dengan pola makannya yang sehat. Termasuk pola diet yang dijalani masyarakat. Diet ini bikin panjang umur, awet muda dan langsing.

Pola diet di Jepang dikenal dengan sebutan Hara Hachi Bu. Pola makan ini disebut-sebut jadi rahasia para orang Jepang yang memiliki umur panjang, wajah awet muda dan badan langsing ideal. Kini diet Hara Hachi Bu dilirik oleh banyak orang.

Dilansir dari Boldsky (23/7) Hara Hachi Bu membantu menjaga sistem pencernaan dalam tubuh seseorang sehingga bisa dikontrol dengan baik. Jika mengikuti diet Hara Hachi Bu dengan benar maka akan mendapatkan manfaat ganda yang bisa langsung dirasakan oleh tubuh.

Berikut pola diet Hara Hachi Bu yang bisa membuat orang panjang umur, awet muda dan langsing.

1. Apa itu Hara Hachi Bu?

Hara Hachi Bu memang terdengar unik, banyak orang menganggap ini adalah mantra padahal ini adalah pola makan yang diterapkan oleh kebanyakan orang Jepang. Hara Hachi Bu adalah filosofi makan orang Jepang yang dipercaya berasal dari Okinawa.

Hara Hachi Bun Me atau Hara Hachi Bu adalah pola makan yang mengajak orang untuk makan sampai mereka 80 persen kenyang. Artinya, jangan makan sampai perut benar-benar penuh, sisakan setidaknya 20 persen area kosong pada perut.

Uniknya, prinsip makan seperti ini juga hadir dalam ajaran pengobatan Ayurvedic yang populer di India sejak abad ke-4 SM. "Anda harus mengisi sepertiga perut dengan cairan, sepertiga lainnya dengan makanan, dan membiarkan sisanya kosong."

2. Cara kerja pola diet Hara Hachi Bu
Ruang kosong yang ada di perut membantu memudahkan proses pencampuran makanan dengan asam lambung. Jika perut terlalu penuh maka makanan dan asam lambung tidak akan bisa diproses dengan efisien.

Ketika makanan yang masuk dalam perut sudah sesuai dengan takaran maka, proses penyerapan nutrisi juga akan berjalan dengan baik. Lantas bagaimana menyiasati perut agar tidak mengasup makanan terlalu banyak? Intinya adalah mengontrol porsi makanan. Tetaplah fokus saat sedang makan agar kamu bisa memprediksi seberapa banyak makanan yang harus masuk ke dalam perut.

Makanan yang disantap juga harus dikunyah dengan baik hingga benar-benar lumat dan hancur. Setidaknya dibutuhkan waktu 15-20 menit makan tanpa gangguan aktivitas lain. Hindari makan berlebihan, termasuk untuk makanan favorit kamu sekalipun.

3. Makanan rendah kalori
Pada diet Hara Hachi Bu tidak ada anjuran jenis makanan tertentu yang boleh dimakan. Semua makanan boleh disantap asalkan rendah kalori. Masyarakat Okinawa terkenal punya pola makan sehat sehingga tak heran kalau penduduknya memiliki umur panjang dan hidup yang sehat.

Penduduk Okinawa mengonsumsi sekitar 1.800 hingga 1.900 kilokalori per hari. Indeks massa tubuh tipikal (BMI) orang tua di Okinawa adalah sekitar 18 hingga 22, dibandingkan dengan BMI rata-rata orang dewasa di Amerika yakni sekitar 26 atau 27. Penduduk Okinawa bahkan memiliki angka harapan hidup paling tinggi dengan banyak warga yang berusia lebih dari 100 tahun.

4. Jenis makanan yang disantap
Jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi antara lain sayuran, kacang-kacangan dan buah. Penduduk Okinawa menyantap 300 gram sayuran perhari. Mereka makan sayuran segar sebagai salad, menjadikan sayuran sebagai lauk makan serta menyantap sayuran sebagai makanan selingan.

Sayuran ini bisa ditambahkan aneka kacang seperti kedelai atau jenis biji-bijian seperti wijen, biji labu dan biji bunga matahari. Makanan orang Jepang banyak mengandung kedelai dan rami, yang merupakan sumber fitoestrogen yang memperlambat pengeroposan tulang akibat menopause.

5. Efek diet Hara Hachi Bu
Para lansia di Okinawa telah melakukan serangkaian tes kesehatan. Hasilnya begitu mengagumkan, di usia yang sudah tua, mereka memiliki tubuh yang sehat. Aliran darah pada pembuluh arteri terlihat masih sangat sehat dan lancar, tidak ada sumbatan kolesterol alias bersih tanpa lemak.

Orang-orang tua di Okinawa juga memiliki tingkat kolesterol yang rendah dengan kadar homosistein rendah. Radikal bebas dalam tubuh orang-orang yang menjalani pola makan Hara Hachi Bu ini juga terbilang rendah. Hasil pemeriksaan menunjukkan orang-orang tua ini memiliki 80 persen resiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.

Bentuk badan para lansia ini juga terbilang langsing dan ideal. Tak heran kalau di Okinawa masih banyak lansia yang mendaki bukit, berkebun dan memotong rumput meskipun usianya sudah lebih dari 100 tahun. Orang Okinawa bahkan tak pernah memikirkan pensiun meskipun usia sudah tua.

sumber: detik.com

 

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Permitaaan laporan untuk kita