4 Penyebab Anak Lemas saat Puasa

  • Nusaresearch
  • 11-05-2020
  • 552
  • Nilai: 0

Bila anak Anda mulai puasa tahun ini, maka perhatikan benar-benar kondisinya, Moms. Sebab terkadang, ada saja keluhan dari si kecil saat menjalankan puasa, salah satunya adalah lemas.

Ya, sebagai orang tua mungkin saja merasa khawatir ketika anaknya mengeluh lemas saat berpuasa. Beberapa orang tua biasanya akan langsung meminta anaknya untuk membatalkan puasa, karena cemas bisa mengganggu kesehatannya.

Nah Moms, oleh sebab itu, Anda perlu mencari tahu, faktor-faktor apa saja yang bisa membuat anak lemas saat berpuasa. Dengan begitu, si kecil mungkin tidak akan mengeluh lemas dan bisa lebih berstamina ketika puasa.

Menurut Pakar Nutrisi Indonesia, Dr. dr. Tan Shot Yen, berikut adalah beberapa penyebab anak lemas saat berpuasa.

1. Kurangnya asupan kalori

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga perlu asupan kalori yang cukup saat puasa. Sebab, terlalu sedikit mengonsumsi kalori saat sahur dan berbuka bisa membuat si kecil lemas. Maka penting sekali untuk mencukupi kebutuhan kalorinya, Moms. Nah, kebutuhan kalori anak sendiri tergantung dari berat badan, tinggi badan, usia, dan faktor lainnya.

"Orang puasa kan enggak makan, enggak minum. Otomatis kebutuhan sehari-hari dari soal kalori hingga cairan akan kekurangan. Orang dewasa saja bisa lemas, apalagi anak-anak," ujar Pakar Nutrisi Indonesia, Dr. dr. Tan Shot Yen, saat dihubungi kumparanMOM, Minggu (10/5).

2. Kurang cairan
Kebutuhan cairan tubuh sangat diperlukan untuk berpuasa, Moms. dr. Tan menyebut, kebutuhan cairan tiap anak bisa berbeda-beda tergantung dengan berat badannya. Selain itu, kondisi cuaca pun turut mempengaruhi kebutuhan cairan pada si kecil.

Lebih lanjut, dr. Tan menjelaskan bahwa anak usia 4 hingga 8 tahun baik perempuan atau laki-laki sedikitnya harus minum 5 gelas air per harinya. Sedangkan, bila anak perempuan usia 9 hingga 13 tahun membutuhkan sedikitnya 7 gelas air per harinya, dan 8 gelas untuk anak laki-laki.

"Secara teoritis, ini patokannya. Tapi bisa berubah tergantung berat badan anak dan kondisi cuaca. Jika udara panas terik, kehilangan cairan makin banyak tentu kebutuhan minum ikut meningkat," jelas dr. Tan.

3. Kurang tidur
Kurangnya waktu tidur berkualitas juga jadi salah satu penyebab anak mudah lemas saat puasa. Ya Moms, tubuh melakukan banyak hal ketika tidur, termasuk menyimpan memori dan melepaskan hormon yang mengatur tingkat metabolisme energinya. Maka, penting sekali memastikan anak cukup tidur di malam dan siang hari. Setidaknya di siang hari si kecil dapat tidur siang 1 jam agar tubuhnya tidak lemas.

"Napping, tidur siang, enggak butuh banyak. Puasa tidak boleh mengurangi jam tidur. Itu prinsipnya. Tapi juga tidak boleh dijadikan alasan buat mengurangi produktivitas. Anak-anak pun perlu belajar itu," ujarnya.

4. Makan berlebihan saat berbuka
Makan yang berlebihan saat berbuka puasa juga bisa menyebabkan si kecil lemas saat keesokannya berpuasa, Moms. Sebaiknya ajarkan anak untuk tidak menjadikan waktu berbuka sebagai waktu 'balas dendam' dengan mengonsumsi makanan berlebeihan.

“Apalagi kalau makan semua yang di hadapannya dimakan, takjil es buah gorengan sehingga kekenyangan. Dia hanya mendongkrak gula tapi bukan memenuhi kebutuhan pangan. Nah itu pola makan yg salah,” pungkas dr.Tan.

 

sumber: kumparan.com

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Permitaaan laporan untuk kita