Hatta Yakin Anggaran Proyek MRT DKI Tak Sampai Rp 15 Triliun

  • Nusaresearch
  • 17-01-2013
  • 1047
  • Nilai: 0
 Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa optimistis proyek mass rapid transit (MRT) DKI Jakarta tahap I Lebak Bulus-Bundaran HI tak akan menelan dana hingga Rp 15,7 triliun. Anggaran sebesar itu merupakan hanya plafon maksimal pinjaman dari JICA Jepang yang realisasinya bisa di bawah itu.

"Yang kita harus berpikir apabila Rp 15,7 triliun itu menjadi membengkak, tapi di dalam surat disampaikan juga bahwa agar dilakukan satu perhitungan yang lebih akurat. Saya kok meyakini Rp 15,7 triliun itu kan estimasi, nanti realisasinya saya yakin di bawah itu," kata Hatta di kantornya, Jakarta, Rabu (16/1/2013).

Hatta beralasan dari tiga paket pengerjaan terowongan bawah tanah untuk MRT Jakarta, yang memang bagian paling banyak menelan dana, ternyata biaya tendernya hanya separuhnya. Selebihnya untuk pembangunan seksi melayang (elevated) diyakini lebih ringan biaya yang dibutuhkan. 

"Tiga paket tender itu hanya mencapai 55-60% tender dari plafonnya. Jadi mudah-mudahan Rp 15,7 triliun itu jauh di bawah itu realisasinya," jelas Hatta.

Program pembangunan MRT ini mendapatkan sumber pendanaan dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA). Beban biaya (cost sharing) dari pinjaman tersebut, 42% di antaranya ditanggung oleh pemerintah pusat dan diwujudkan dalam bentuk hibah kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sedangkan 58% dari pinjaman JICA dialokasikan sebagai penerusan pinjaman kepada Pemprov DKI Jakarta. Saat ini sedang dalam proses revisi diubah komposisinya menjadi 49% ditanggung pusat dan 51% ditanggung pemda.

Tahap I yang akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,7 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.

MRT tahap I Lebak Bulus-Bundaran HI, koridor utara-selatan, jalur MRT terdiri dari 13 stasiun MRT. Yaitu sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 Km berada di atas (elevated/layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja.

Sementara itu 6 stasiun sepanjang 6 km berada di bawah tanah yaitu Bundaran Senayan, Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI.



(hen/dnl) 
SUMBER: detik.com

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Laporan lainnya

Tag

Related Report

Permitaaan laporan untuk kita