Selalu Bikin Galau Saat Diet, Lebih Sehat Minum Air Hangat atau Dingin?

  • Nusaresearch
  • 19-03-2021
  • 401
  • Nilai: 0

Jakarta - Menanggapi simpang siur soal efek air hangat versus air dingin bagi tubuh, dokter gizi menegaskan bahwa tak ada perbedaan yang signifikan. Pasalnya, baik air hangat atau air dingin tidak bekerja mencerna dan meluruhkan lemak dalam sistem pencernaan.

Mengingat, baru-baru ini sebuah video lucu ala user Tiktok viral gara-gara eksperimennya gagal.

Niat mengedukasi tips diet soal beda efek minyak pada air hangat dan air dingin berujung jenaka, minyak di kedua gelas malah sama-sama mengambang.

"Sebenarnya air hangat maupun air dingin dalam jumlah kalori sama saja, nggak ada kalorinya alias nol kalori. Kalau info apakah benar (air hangat) mampu membantu tubuh mencerna lemak, nggak ya, itu hoaks," terang dokter spesialis gizi dr Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK pada detikcom, Kamis (18/3/2021).
 

Menurutnya, tidak ada masalah yang ditimbulkan dari kebiasaan minum air dingin maupun air hangat. Yang terpenting, konsumsi air putih mencukupi keperluan tubuh yakni 2 liter atau setara 8 gelas per hari.

"Jika orang lebih nyaman minum air hangat, tidak ada masalah. Kalau sudah terbiasa minum air dingin, tidak ada masalah," imbuhnya.

Ia pula menjelaskan, pilihan minum air hangat atau air dingin tidak ada pengaruhnya terhadap berat badan.

Apa pun pilihannya, minuman yang aman bagi tubuh adalah minuman yang tidak memberikan asupan gula berlebih bagi tubuh.

"Selama tidak ditambahkan gula, tidak ditambahkan sirup, atau tidak ditambahkan pemanis-pemanis lain di dalamnya," pungkas dr Diana.
Sumber: detik.com

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Permitaaan laporan untuk kita