Jumlah Kasus Positif Corona Klaster Kondangan di Temanggung Bertambah

  • Nusaresearch
  • 02-10-2020
  • 289
  • Nilai: 0

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei mengatakan, klaster kondangan kasus corona di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah terus melonjak. Jika pada awal ditemukan ada sebanyak 21 kasus saat ini melonjak di angka 40 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Klaster ini muncul dari warga Kampung Coyudan, Kelurahan Parakan Kauman yang kondangan atau mendatangi walimah pernikahan di Cirebon, Jawa Barat.

"Hari Kamis ini yang dinyatakan positif COVID-19 ada 13 orang sehingga jumlahnya menjadi 40 orang. Jumlah kasus tersebut terdeteksi mulai 23 September 2020 hingga 1 Oktober 2020. Sebagian besar di antara mereka menjalani karantina di BLK Temanggung,"katanya, Kamis (1/10/2020).

Pihaknya bersama tim Satgas Penanganan Corona tingkat kecamatan dan kelurahan akan lebih memperketat penerapan protokol kesehatan di wilayah tersebut. Akses jalan dan fasilitas umum lainnya juga akan lebih diperketat lagi.

Selain itu, juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di perkampungan padat penduduk tersebut. Hal ini sebagai tindak lanjut dari adanya penemuan klaster kondangan dan dari kampung Coyudan, dan Situk. Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di jalan-jalan kampung, hingga rumah ibadah.

"Kami imbau masyarakat tetap menjaga kebersihan, kesehatan agar bisa meminimalkan penularan, pakai masker, cuci tangan. Apabila tidak perlu sekali jangan keluar rumah,"katanya.

Lurah Kauman Parakan Bambang Sumardiyanto mengatakan, Kelurahan Kauman Parakan terdiri atas 16 RW dan kasus COVID-19 menyebar di 9 RW, paling banyak di RW 13 atau lingkungan Coyudan. Paling banyak memang dari klaster kondangan, di mana warga yang ikut kondangan paling banyak dari Coyudan.

Pada awal ditemukannya kasus COVID-19 di Kelurahan Kauman ini memang sempat membuat warga merasa ketakutan. Akan tetapi setelah dilakukan sosialisasi dan pendekatan terhadap masyarakat, kini sudah mulai mengerti dan memahami.

"Ketakutan pasti ada, harapan kami perekonomian tetap berjalan protokol kesehatan juga wajib dilakukan. Mulai saat ini hingga menunggu situasi kondusif masyarakat Kelurahan Kauman diminta untuk tidak menyelenggarakan acara yang bisa menimbulkan kerumunan banyak orang. Baik kegiatan keagamaan, mantenan, pertemuan keluarga dan lain sebagainya,"katanya.

Sampai saat ini total kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Temanggung ada sebanyak 442 orang, 325 orang di antaranya telah sembuh, 21 orang meninggal. Saat ini ada 96 pasien dan dari jumlah tersebut, 10 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 86 mejalani isolasi mandiri di rumah dan karantina di BLK Temanggung. (ari)

sumber: kumparan.com

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Permitaaan laporan untuk kita