Indonesia Tampil di Vakanz 2013

  • Nusaresearch
  • 22-01-2013
  • 1299
  • Nilai: 0
 LONDON, KOMPAS.com - Indonesia membuka pasar baru dengan menjadi guest country pada pameran pariwisata terbesar di Vakanz, Luksemburg yang selama ini merupakan pasar wisatawan yang belum digarap secara agresif.

Dubes RI untuk Kerajaan Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa, Arif Havas Oegroseno kepada Antara, Selasa (22/1/2013) mengatakan tahun ini adalah pertama kalinya Indonesia menjadi guest country penyelenggaraan pameran pariwisata Vakanz.

"Hal ini membuktikan keseriusan Indonesia untuk menggarap pasar wisatawan negara terkaya kedua di dunia tersebut," ujarnya.

Menurut Arif, Luxemburg merupakan negara dengan GDP per kapita 68.100 Euro, tertinggi di Uni Eropa dan tingkat Actual Individual Consumption (AIC) per kapita mencapai 140 persen di atas rata-rata AIC warga Uni Eropa. "Worldbank mencatat Luksemburg sebagai negara dengan tingkat GDP per kapita tertinggi di dunia," ujarnya.

Dubes Arif Havas Oegroseno dan Menteri Pariwisata Françoise Hetto-Gaasch memukul gong di stand Indonesia menandai dibukanya stan Indonesia pada pameran wisata terbesar di Vakanz. Stan Indonesia dalam Vakanz 2013 diisi berbagai tour operator dari Indonesia, Belgia dan Garuda Indonesia yang menilai pasar Luksemburg merupakan pasar yang sangat khas.

Berbeda dengan warga Eropa lain yang sering bertanya tentang tarif-tarif promosi, wisatawan Luksemburg secara spesifik memesan hotel bintang lima dengan harga sekitar 250 Euro per malam dengan tanggal kedatangan yang jelas.

Indikasi pilihan hotel minimal bintang lima terlihat dari hotel-hotel yang ikut berpameran di Vakanz 2013 di mana semuanya minimal bintang lima, resort dan spa hotel. Warga Luksemburg dikenal sebagai wisatawan dengan angka pengeluaran tertinggi di dunia yakni sekitar 6.000 dolar AS per orang.

Dalam pidato pembukaan Vakanz 2013, Menteri Hetto-Gaasch menyampaikan penghargaannya atas partisipasi Indonesia sebagai guest country pada Vakanz 2013 dan mengharapkan warga Luksemburg akan semakin mengenal Indonesia dan berwisata ke Indonesia.

Sementara Direktur Luxexpo, Jean-Michel Collignon menyampaikan Vakanz 2013 merupakan kesempatan memperkenalkan Indonesia dan mempromosikan Indonesia kepada warga  yang pada umumnya berlibur empat kali satu tahun dan tidak terlalu terpengaruh oleh krisis finansial Eropa.

"Apalagi beberapa waktu terakhir ini tren yang ada menunjukkan meningkatnya minat warga untuk menghabiskan liburan mereka mengunjungi obyek-obyek wisata di Asia," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Indonesia akan terus dilakukan pada tahun-tahun mendatang guna menjaga momentum yang tercipta dengan partisipasi Indonesia sebagai guest country ini.

Dalam acara pembukaan Vakanz 2013 ini, Indonesia menampilkan tari Pendet, prosesi Barong dan Rangda, tari Jaipong, dan angklung interaktif yang semuanya mengundang tepuk tangan meriah para penonton.

Selain menikmati keindahan seni tari dan seni musik tradisional Indonesia tersebut, para tamu undangan dan pengunjung Vakanz 2013 juga berkesempatan mencicipi minuman khas Indonesia yakni es teler.

Kesegaran minuman ini mengundang pujian dari para tamu undangan dan pengunjung yang mayoritas baru pertama kali mencicipi minuman tersebut. Coffee corner stan Indonesia yang mempromosikan kopi luwak juga mengundang pujian pengunjung yang rela antre untuk dapat menikmati kopi khas tersebut.

Sepanjang Vakanz 2013 Indonesia menampilkan pertunjukan seni dan budaya tradisional Indonesia, workshop busana tradisional, dan demo memasak nasi goreng, rendang, dan sate yang terpilih masuk dalam daftar makanan terlezat dunia versi CNN Travel.

 
 
 
SUMBER
:
Antara

If you feel interesting, Please share it

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Google+

Laporan lainnya

Tag

Related Report

Permitaaan laporan untuk kita